Friday, August 3, 2012

32 New Things Before Getting..... OLDER !






August is my month and super excited to welcome my month with this..... 32 New Things during august :D
Here we go....

1. I wish to celebrate my b'day out of Jakarta ( kayaknya ngerayain di Bali enak nih :D)

2. See the Sunrise ( liat di pantai atau dari atas gunung ya??)

3. Act like a children ( The world is mine and i want to do whatever i want, don't care about what others people might say)

4. Ear Piercing ( asal tau aja ya, kuping ini baru pernah ditindik ala barbar dengan jarum dan olesan minyak bimoli oleh popo tercinta ketika umur gue 7 tahun, dan hanya sebelah kanan saja. Karena sakit banget, jadi yang kiri kaga ikut di tindik. Alhasil saya masih trauma soal tindik kuping.... Haizzz )

5. Karaokean nyanyi lagu GLEE smua ( Yess, i'm totally a gleek ! )

6. Laughing Out Loud ( Find a day with funny quotes, Jokes, Movies, Whatever !)

7. Dancing ( with or without an attractive stranger whose name you don't know)

8. Make a Compliment Day ( Give Compliment to other and get a compliment for yourself ! )

9. Learn to Ice Skating

10. Take a vow of silence for a day

11. Give yourself as a volunteer.

12. Make a photoshoot  ! ( With special theme)

13. Get to know with your neighbour ( believe it or not, until now.. i'm still don't know her name)

14. Wall Climbing....

15. Staying up all night, talking with someone.

16. Movie marathon at cinema

17. Celebrating Parent's Day ( Normally we have Mother's day or Father's day, why we can't get both of them in 1 day??)

18.Give someone a hug for no reason and fell the pleasure????

19. Reconnect with any old friends that you miss the most?

20. Eating Durian ( ooh this is very challenge, because i hate durian)

21. Blind Date ( Everyone should try to do it, once at least ... hahahahaha)

22. Count all your blessings on your birthday.

23.Jalan hujan-hujanan di Eco Park ( masa kecil kurang bahagia yee??)

24. Message in a bottle

25. Ask for miracle and believe they happen

26. Get one writting done, send it and hoping to get published...

27. Help strangers in need? (because maybe one day, that stranger could be myself, needing a help)

28. Try to cook 3 different things

29. Stop saying " I can't..."

30. Yes answer to all request of the day ( tanggal brp hayoo??? mau ngetes gw ya? hahahaha....)

31. Having unplanned vacation

32. Adopt at least 1 crazy hairsyle or hair color !!!

we'll see ya.. no pressure lah, just do it as long as i can....

Hwaitiiiinnnggggg !!!!!!


Thursday, June 7, 2012

S O E G I J A


Pertama kali dikasi undangan untuk menonton film Soegija, saya kurang tertarik karena saya tidak familiar dengan sosok beliau, lalu  ini film apa ya? Apakah film mengenai agama ( Beliau adalah orang pribumi pertama yang menjadi uskup di Indonesia). Tapi saya mendapatkan BBM dari seorang teman saya mengenai film ini dan mengugah rasa ingin tahu saya seperti apakah film ini? Plus, saya juga baru pertama kali mendatangi acara premier beginian.. Hahaha.. Jadi, ya hitung-hitung nambah pengalaman baru lah. There’s always the first time for everyting, right?

29 Mei 2012, selasa.
Sudah janjian dengan Ci Martha dan dede jam 8 untuk berangkat ke Epicentrum, Kuningan. Sebenarnya acara premiernya cukup malam juga ya (undangan yang kami terima adalah pertunjukkan di jam 21.00.), mengingat bahwa besok pagi kita semua harus ngantor. Dede bahkan sudah minum kopi duluan supaya tidak ngantuk di tengah acara.

TIba di Epicentrum, kami sampai harus bertanya 2 kali mengenai letak bioskop. Maklum belum pernah sama sekali menikmati tontonan di sini, biasa kami kemari hanya untuk menikmati kuliner saja. Ketika dalam perjalanan, saya melihat di halaman luar ada Ale dan istrinya Nia Zulkarnaen. “ Wah bakal ada siapa lagi ya? Denger-denger sih Megawati juga diundang nonton” Pikiran norak pengen ketemu artisnya mulai kambuh.. hehehe
Ternyata malam itu, saya tidak melihat banyak artis sih.. selain Yayang C. Noor, lalu ada sutradara Hanung beserta istrinya Saskia dan yang pasti para pemain film Soegija donk.

Sangat disayangkan, ada beberapa masalah teknis di awal acara :
1.       Acara terlambat beberapa menit. Di undangan sih tertulis pukul 21.00 tapi ternyata kami tetap dibiarkan menunggu pintu dibuka ( kira-kira 20 menit).
2.       Undangan jelas tanpa nomor seat ( bukan seperti di karcis bioskop dunk), ditambah pula dengan tidak adanya jalur antrian yang jelas. Sehingga ketika pintu dibuka, semua orang berdesakan ingin segera masuk (baik dari arah kiri, kanan dan tengah) . Ternyata ya, itu bioskop guedeeee banget (bioskop terbesar yang pernah saya kunjungin, dan bakal jadi tempat nonton baru nih :D) jadi ga usah kuatir dapat masalah tempat deh, saya yakin semua bisa dapat tempat yang enak.

Setelah mendapatkan tempat duduk yang paling oke, akhirnya acara akan dimulai dengan majunya sang sutradara, Garin Nugroho untuk menyampaikan beberapa kata sambutan dan memperkenalkan para pemain utama. Kata-kata sambutan yang luar biasa, diakhiri dengan kata-kata untuk mengajak membuat film mengenai agama masing-masing ( baik itu Hindu, Budha, Kristen, Islam, Katolik), tentang nilai-nilai yang dipegang oleh pemimpin anda supaya orang lain tahu!. Jujur, saya tersentuh dengan kata-kata itu, saya menjadi yakin bahwa film yang segera saya tonton adalah film yang luar biasa, karena lahir dari seseorang yang memiliki pandangan yang tidak sempit mengenai agama.

Film ini berlatar belakang pada masa tahun 1940-1949. Masa krusial bangsa Indonesia pra kemerdekaan hingga agresi Belanda ke-2. Film ini termasuk dalam kategori kolosal, dengan total pemain 2.275 orang. Dan Multi bahasa jadinya, karena tentara Belanda ya pakai bahasa Belanda, tentara Jepang ya pakai bahasa Jepang, dan pasti penggunaan bahasa Jawa dan Indonesia juga.

Awalnya saya pikir film ini akan lebih banyak membahas soal Soegija dan berlatar belakang sangat katolik tapi saya salah besar. Ini film mengenai perjuangan para rakyat Indonesia dalam kemerdekaan. Cerita ini mengenai Soegija dan orang-orang yang disekitarnya, yang sama-sama sebagai rakyat Indonesia terlibat dan menjadi korban perang. Namun juga, Garin Nugroho berhasil menceritakan juga di sisi lain para penjajah, toh mereka juga sama-sama manusia dan punya perasaan.
 Berikut ini adalah beberapa adengan favorit saya :

    1. Suzuki sebagai komando pasukan Jepang yang sering makan soto di rumah makan Henky Soelaiman , ketika mendengar suara musik diputar dan melihat Olga Lidya  sedang mengajak anaknya ( Ling-ling) berdansa. Disitu terlihat jelas kerinduan seorang ayah kepada anaknya yang seumuran dengan Ling-ling, ketika Ling-ling dengan kepolosan seorang anak kecil, mengulurkan tangannya untuk berdansa bersama.
Hal ini tentu berbeda ketika Suzuki di depan pasukannya, harus bersikap kejam terhadap pasukan Belanda yang menolak mencium bendera Jepang dan berakhir dengan kepala yang dipancung.

2.       Cinta yang ditolak karena kebangsaan. Kisah asmara seorang fotografer Belanda yang disuruh meliput pelantikan Uskup Soegija, berkenalan dengan seorang wanita muda bernama Mariyem (Wanita pejuang menurut saya karena ada adengan penyerangan rumah sakit, dan dia dengan kata-kata dan sikap tegasnya melindungi pasiennya dan tidak takut walau diancam oleh para tentara bersenjata itu). Sang fotografer digambarkan sebagai sosok orang Belanda yang baik, namun cintanya tetap di tolak Mariyem yang menganggap semua orang Belanda adalah Jahat, apalagi setelah kabar kematian sang kakak yang telah lama dicari-cari oleh Mariyem

3.       Tentu saja sosok Monsinyur (Mgr). Albertus Soegijapranata sendiri , seorang pahlawan nasional karena berhasil membuat pengakuan internasional dari Vatikan atas kemerdekaan Indonesia dan juga figur yang patut dicontoh oleh para pemimpin masa sekarang.

-          Ketika tentara Jepang melakukan sweeping terhadap smua orang Belanda  di gereja. Mgr. Soegija hanya berkata , “Terkadang, kita tidak bisa melakukan apa-apa” lalu adengan dilanjutkan dengan Mgr. Soegija meneteskan air mata. ( Saya jadi berpikir, apakah pemimpin sekarang pernah menangis untuk rakyatnya, atas ketidakadilan yang ada, atas penindasan kepada mereka???)

-          Ketika seseorang melaporkan rakyat kelaparan, dan ada bantuan makanan yang diterima Mgr. Soegija menjawab, “Bagikan kepada rakyat dulu. Jika ada makanan, biar imam yang terakhir merasa kenyang. Tapi bila ada kelaparan, biar imam yang merasakan dahulu “ Berkorban banget kan??

-          Ini juga adegan dimana, rakyat diberikan tempat di gereja sebagai tempat pengungsian, “Layani rakyat..layani rakyat.. jangan layani saya !! “ sambil ketok meja.

4.       Garin disini juga tidak melupakan unsur komedi yang diwakili oleh peran Butet Kartaredjasa dan juga ada satu orang penyiar radio, jadi kalau di gambarkan ke masa sekarang tuh penyiar ibaratnya selalu kasi update kejadian yang terjadi dan menjelaskan runtutan sejarah dari mulai pelantikan Mgr. Soegija, kedatangan Jepang ke Indonesia pertama kali, serangan pearl habour, bom Nagasaki Hirosima, sampai akhirnya kemerdekaan yang berdaulat untuk Republik Indonesia  dan nge-tweet.. (si dede sampe kasi julukan Mr. Eksis.. haha…).

Secara keselurahan, saya harus bilang ini film terkeren yang pernah saya tonton. Dalam segi muatan cerita, cinematography, nilai-nilai yang disampaikan dan saya sangat merekomen untuk menonton film ini bersama anak-anak, biar mereka melihat bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan 17 Agustus-an yang diisi dengan  perlombaan-perlombaan, tapi kemerdekaan kita diraih dari pengorbanan semua rakyat Indonesia waktu itu, baik itu seorang Uskup, seorang suster, seorang penyiar radio, maupun seorang anak remaja yang buta huruf.

“ Film is a new book, where you can WATCH and LEARN “ Hyu Erika




Saturday, April 7, 2012

Sie Jin Kwie Di Negeri Sihir

Saya cuma bisa ngomong 1 kata : Totalitas !

Pertunjukkan teater menyambut hari jadi Teater koma yang ke-35, digelar mulai dari tanggal 1-31 Maret 2012 ( kecuali senin, libur) ini merupakan trilogi terakhir dari cerita Sie Jin Kwie ( sebelumnya adalah Sie Jin Kwie, Sie Jin Kwie kena fitnah ).
Awalnya agak ragu untuk menonton karena menurut tweet para penonton , acara berlangsung hingga 4,5 jam. Masalahnya acara baru dimulai jam 19.30 berarti baru akan selesai di jam 24.15. Saya kesulitan untuk mencari teman menonton sebenarnya, tapi untung sepupu dan sahabat saya yang baru kemarin bersama-sama menonton Kabaret Oriental, akhirnya terbujuk pula untuk menemani saya menonton acara ini.

Tanggal 28 Maret 2012, hari rabu. Akhirnya kami bisa menonton pertunjukkan, walaupun masuknya agak telat dan butuh beberapa menit untuk menyesuaikan diri dengan cerita yang sedang dibawakan oleh sang dalang, saya pun larut dalam cerita.

Sie Jin Kwie diceritakan sedang dalam medan perang dan akhirnya mengalami luka, karena terluka Sin Jin Kwie koma dan terbawa dalam dunia akherat dan mengalami penglihatan tentang masa depannya bahwa dia akan hidup kembali dan anaknya yang pernah mati namun dihidupkan kembali oleh dewa akan menjadi Jenderal besar yang akan memimpin peperangan dan membawa dalam kemenangan, anaknya pula akan menikah dengan seorang wanita bernama Hwan Li Hoa namun diakhir hidupnya, Sie Jin Kwie akan dibunuh oleh panah anaknya sendiri.
Lalu Sie Jin Kwie pun akhirnya tersadar kembali dan cerita pun diceritakan sesuai dengan penglihatan itu. Satu per satu semuanya terjadi. 

Pertunjukkan yang berlangsung selama 4,5 jam ini karena cerita ini sangat detail, bahkan melihat dari draft naskah pertama seharusnya bisa berdurasi 7 atau 8 jam. Saya sendiri sampai bingung karena banyaknya detail dan tokoh-tokohnya ( contoh : jumlah adegan peperangan yang harusnya 46, tapi hanya 30 saja yang dilakoni. )
Tapi saya tetap bisa melihat keseluruhan cerita ini, antara pengabdian seorang anak terhadap orang tua.( Sie Jin Kwie dan Sie Teng San ) Antara memenuhi takdir dengan menikah dengan musuh atau taat kepada orang tua ( konflik batin Hwan Li Hoa), dan mengenai hukum karma ( diceritakan karena Sie Jin Kwie pernah dengan tidak sengaja memanah Sie Teng San, anaknya. Lalu dewa menghidupkan kembali Sie Teng San dan diangkat menjadi murid. Pada akhirnya, Sie Jin Kwie tewas karena tak sengaja terkena panah Sie Teng San ).

Walaupun saya harus menahan kantuk (karena body clock saya ,jam 11 adalah tidur), tapi saya harus akui kehebatan teater koma dalam mempersiapkan pertunjukkan ini. Luar biasa, ada 350 potong busana , mereka memburu batik dan mentelusuri motif-motif batik, berburu alat musik Opera Cina ke Singapura, dan juga wayangnya luar biasa. (Maaf sebagai orang awam yang baru menyukai pertunjukkan teater, saya tidak begitu jeli melihat detail itu dipanggung, justru lewat buku acara baru saya tersadar betapa hebatnya tim dari teater koma ini ).

Mata dan telinga saya benar-benar disegarkan melalui pertunjukkan ini. Dengan tata rias yang luar biasa, saya sampai membayangkan berada di masa lalu , menyaksikan sebuah opera cina. Dan kostumnya, astagaaa..tak terhitung deh saya komentari , " Gila, kostumnya bagus banget ya?" di sepanjang pertunjukkan.

Oh ya, ada 1 kejadian lagi dimana malam itu dua kali mati lampu ( kaget juga sih), tapi pertunjukkan terus dilanjutkan , walau hanya menggunakan senter. Hebat kan mereka?

Cuma mau bilang " Kudos " buat semua pemain, crew, penulis naskah, tata panggung, musik, semua yang terlibat deh. Produksi yang hebat, saya tunggu untuk pertunjukkan tahun depan ;)


Buat yang belum pernah nonton teater, tapi kepengen merasakan nonton teater( sama kayak saya, masih baru), saya akan share mengenai masalah tiket. Karena untuk menonton teater, tiket harus kita buru sebelum hari pertunjukkan. Memang ada juga yang menjual tiket pada hari H, tapi daripada kehabisan, ada baiknya memburu tiket terlebih dahulu .

1. Melihat website dari penyelenggara acara.
Misalnya untuk teater koma : www.teaterkoma.org
atau untuk penyelenggara Kabaret Oriental adalah Eki Dance Company : http://new.eksotika.net/

2. Memilih tempat duduk dan hari pertunjukkan
Kita bisa melakukan 2 cara untuk memilih tempat duduk, biasa sih setelah melihat website, kita akan melihat nomor telephone yang bisa kita hubungi untuk pemesan tiket beserta juga denah tempat duduk.
Jadi cara pertama adalah menelepon.
Cara kedua adalah mengisi formulir pemesanan via email atau link di website seperti yang saya lakukan ketika memesan tiket Kabaret Oriental.

3. Pembayaran
Selama ini pembayaran dilakukan melalui transfer atau juga pembelian langsung di counter yang menjual tiket ( Waktu menonton musikal laskar pelangi, saya membeli tiket di toko buku Aksara )

4. Voucher
Setelah melakukan konfirmasi pembayaran, kita akan diberi voucher ( di email atau tidak kita ambil di kantornya atau harus kembali lagi ke counter - waktu itu toko buku aksara pada H-1 pertunjukkan ) yang bisa kita tukerkan di hari H . Tapi tidak untuk pertunjukkan teater koma ( waktu itu saya pesan di TIM ), setelah melakukan konfirmasi pembayaran, saya hanya diminta membawa bukti transfer atm itu untuk menukarkan dengan tiket pada hari H.

5. Pembelian tiket langsung di hari H
Pengalaman saya ketika menonton musikal laskar pelangi ( yang pertama kali), saya membeli di hari H dan harus mengantri selama 2 jam di ticket box tanpa kepastian ada berapa tiket yang tersisa untuk pertunjukkan hari H. Saya sih akhirnya dapet, tapi orang lain yang antri di belakang saya, harus pulang dengan sia-sia karena tiket sold out , ya kira-kira di 20 org pertama yang mengantri deh. Padahal antrian tiket itu uda panjang loh. Sejak saat itu, saya ogah beli tiket di hari H. 

Nah tingkat kemudahan pemesanan tiket memang lain-lain, saya sih sukanya bayar via transfer, voucher di email saja / bukti transfer atm dijadikan penukar tiket pada hari H.Ga ribet :D

Tuesday, April 3, 2012

Kabaret Oriental - Anak Emas Juragan Batik


Akhirnya saya kembali ke Gedung Kesenian Jakarta, tapi kali ini tidak sendirian seperti tahun lalu menonton Jakarta Love Riot, melainkan bersama dengan sepupu dan sahabat saya.

" Udah lama ga nonton teater " begitu kata Tonny, sepupu saya ketika membujuk untuk menonton bersama pertunjukkan ini. Ada sensasi yang berbeda ketika nonton teater memang, pertunjukkan langsung dimana kita sebagai penonton akan mengharapkan kesempurnaan dan tidak ada kesalahan ( saya bete sekali ketika menonton pertunjukkan yang penuh dengan kesalahan karena tiket pertunjukkan teater tidak pernah murah), kita juga ingin mendapatkan pertunjukkan yang kreatif ( karena tidak akan ada yang namanya special effect seperti dalam film bioskop ) dan tentu saja pertunjukkan yang menghibur. Semua ada dalam pertunjukkan kabaret oriental malam itu.

Sesuai namanya Kabaret Oriental, cerita ini mengambil latar belakang keturunan keluarga etnis cina yaitu Hwang Cin Hin yang memiliki 4 orang istri,  yang telah mengembangkan bisnis batik turun temurun. Konflik terjadi ketika anak dari istri ke-4 yaitu Robert, yang merupakan lulusan Harvard memiliki ide yang lebih inovatif untuk mengembangkan bisnis ini, sedangkan anak tertua, yaitu ko william yang notabene sudah dari awal merintis dan mengembangkan usaha ini bersama papanya, tetap kekeuh untuk menjalankan dengan cara yang sudah berjalan sejak dulu, toh keuntungan perusahaan tetap banyak.
Robert juga tidak setuju dengan pemakaian uang perusahaan yang tidak terkontrol untuk keperluan pribadi, akibatnya anggota keluarga yang lain yang tidak biasa dibatasi menjadi kesal dengan Robert dan melemparkan gosip yang tidak benar tentang Robert.

Cerita diselingin dengan mengantarkan tokoh-tokoh lain dalam keluarga besar ini, misalnya Ci Monik yang merupakan anak dari istri ke-3 yang memiliki pacar pemilik salon. Diceritakan sang pacar, memanfaatkan kekayaan ci Monik untuk membuka cabang salon-salonnya.
Lalu ada pula  Ko Daniel, anak dari istri ke-2 yang hanya bisa hidup foya-foya karena kekayaan keluarga yang dimiliki.
Lalu ada pula aksi Shadow Dance yang dibawakan dengan keren banget. Bagaimana mereka secara bersama-sama bisa berubah menjadi pesawat, mobil, binatang-binatang, kapal laut. Wah keren deh !!!
Lalu dalam acara ini , saya sangat terhibur dengan aksi para mbok-mbok, yang menyanyikan lagu Lie Wen Cen ( ternyata itu lagu angkatan mama saya ... hehehe), dan kelucuan mereka ketika mengosipkan para majikan dan nyonya ( which is so real lah, kita juga tahu kan klo para pembantu suka gosipin tuan dan nyonyanya?? )

Cerita diakhiri dengan baik ketika acara kumpul keluarga di malam Imlek, istri ke-4 yang dimainkan dengan anggun oleh Cynthia Lamusu meminta agar Robert maupun William bisa saling menghormati dan menerima masukan juga. Buat apa punya uang banyak, tapi keluarga terpecah? Merupakan kata-kata yang perlu direnungkan.

Saya suka ceritanya walaupun konflik kurang klimaks, tapi inti ceritanya dan penggambaran tokoh-tokohnya sangat real. Tidak semua orang punya keluarga yang sempurna, bebas dari konflik, iri, gosip. Dan uang memang penyebab banyak keluarga pecah. Pilihan tergantung di kita : Uang atau keluarga yang terpenting??

Dan buat Eki Dance Company, saya selalu senang menonton pertunjukkannya karena di akhir acara ketika kita mau pulang, selalu saja ada " oleh-oleh" nya. Tahun lalu karena cerita tentang anak tukang soto, ketika mau pulang para penonton disuguhi oleh soto ( sayang sekali saya tidak bisa mencicipinya karena harus segera pulang). Tahun ini karena scene adegan terakhir adalah malam Imlek, maka saya pun terkejut ketika pulang dibagikan angpao kepada penonton.


Jadi penasaran, tahun depan apa ceritanya dan apa " oleh-oleh" nya yach? :D

1 Tips menonton Teater :
Beli tiket jauh-jauh hari.

Memang kalau beli tiket dekat hari pertunjukkan, biasa ada promo dengan kartu kredit tertentu untuk mendapatkan diskon tapi harus datang ke kantornya langsung. Saya sih anak kemayoran, disuruh ke daerah selatan langsung nge-blank dech.
Nah kalau tetap membeli tiket lewat telepon pada hari menjelang pertunjukkan, dijamin agak susah telp dan email dibalas. Jadi ya untuk lebih amannya cari tiket jangan terlalu dekat dengan hari pertunjukkan dech...kalau ga bisa nyesel deh ketika ngebaca di twitter, ternyata pertunjukkannya bagus..hehehe

Saturday, February 25, 2012

R A I N

“ Ceritakan lagi..ceritakan tentang Rain lagi, ma” pintaku dengan sebuah senyum yang mengembang, karena cerita sebelum tidur itu yang selalu kutunggu-tunggu dari mama. Dan mama tanpa bosan-bosannya selalu memenuhi permintaanku setiap malam. Entah kekuatan magis apa dari cerita itu, namun aku tidak pernah merasa jemu walaupun sudah mendengarnya berulang kali.

Dan mama pun memulai rutinitas cerita itu dengan mengelus-elus kepalaku sambil bercerita mengenai sebuah toko pakaian bernama Toko Choices di sebuah kota modis , dimana dikota itu hanya ada seorang perancang baju yang sangat kreatif. Baju-baju yang dikreasikannya tidak pernah sama, semuanya unik dan berbeda. Karena itulah kota modis itu terkenal sampai ke seluruh dunia dan banyak orang dari berbagai-bagai bangsa akan datang untuk membeli model pakaian terbaru.
Sebuah kota bisa terkenal karena banyak hal, biasanya karena panorama yang indah seperti Bali, terkenal karena pantainya yang indah. Atau Kota Medan, yang terkenal karena Danau Tobanya. Bayangkan , Kota Modis ini terkenal karena rancangan pakaian yang limited edition, tidak ada orang yang akan memakai baju yang sama. Baju santai, baju pesta, night gown, bahkan sampai baju tidur semuanya dengan model yang berbeda-beda. Warga kota modis secara otomatis banyak yang memanfaatkan peluang ini dengan membuka toko pakaian. Oleh karena itu, adalah sangat lumrah melihat sepanjang jalan dipenuhi dengan berbagai-bagai macam toko pakaian, ada yang mewah ala toko pakaian di Beverly hills, ada juga kelas boutique, ada juga yang sekadar toko ala kadarnya.

“ Oww..aku sangat senang sekali, aku merupakan hasil karya sang perancang yang sangat cantik” batin sebuah gaun pengantin yang sangat cantik, berwarna putih bersih dengan payet-payet Kristal swarowsky yang bertebaran di seluruh gaunnya, membuatnya berkilau. Sang perancang memang mengerahkan waktu yang lama untuk menyelesaikan gaun ini, yang diberi nama Rain. Mungkin karena Kristal-kristal itu mengingatkan akan titik hujan yang jatuh dari langit.
 “ Sempurna” selalu itu yang diucapkan sang perancang setiap kali hasil karyanya selesai dikerjakan.

Sang perancang pun lalu memutuskan ke toko mana, Rain akan dikirimkan. Dalam perjalanan menuju toko itu, dimana Rain sudah membayangkan bahwa dirinya akan dipajang di salah satu toko mewah dimana dia akan menjadi pusat perhatian bagi para calon pembeli yang datang dari seluruh dunia. Mungkin diriku akan dipakai oleh seorang mempelai wanita yang akan melangsungkan pernikahannya di sebuah gereja ortodoks di Inggris, seperti Putri Diana. Oh wow, mungkinkah seorang putri dari kerajaan akan memakaiku?
Tapi lamunan Rain pun terhenti, begitu dia sampai di sebuah toko sederhana, berwarna pink muda, memang sih bergaya minimalis sehingga menimbulkan kesan sweet dan homy. Rain pun tiba di perhentian terakhirnya : Toko Choices.

Toko Choices dalam cerita ini merupakan toko ala kadarnya, maklumlah pemiliknya hanyalah seorang ibu biasa yang hanya mampu menyewa sebuah toko sederhana, namun cukup tertata rapi dengan gaya minimalis. Letaknya di sebuah penghujung jalan Mode, dan biasanya hanya sedikit orang yang mau berjalan sampai ke ujung jalan, karena para pembeli kebanyakan sudah puas belanja di pertengah jalan. Hanya beberapa pembeli yang masih penasaran, yang akan terus berjalan dan memasuki toko Choices. Baju-baju yang dijual di toko ini pun tidak kalah bagusnya dengan toko-toko yang mewah di depan jalan utama. Bahkan para pembeli  mengkomentari bahwa mereka tidak menyangka akan menemukan baju-baju yang indah di sebuah toko sederhana seperti ini. Dan biasanya jika ada pembeli yang mengkomentari seperti itu, ibu penjual hanya membalas dengan sebuah senyuman syukur karena sang perancang baju tidak pernah membeda-bedakan toko. Semua toko dari yang sederhana sampai yang mewah pun akan mendapatkan hasil karyanya yang bagus.

Awalnya Rain sangat shock dan kecewa, namun “Ah, mungkin saja sang perancang salah menuliskan alamat tokonya. Ya ..ya pasti ada kesalahan, mungkin besok sang perancang akan menyadari dan akan memindahkanku ke toko di Jalan Utama itu” Pikir Rain dengan optimis.

Tetapi setelah sehari, dua hari bahkan seminggu. Apa yang diyakini oleh Rain tidak terwujud. Ternyata Sang Perancang tidak salah mengirim Rain ke toko Choices. Rain memang dijadikan sebagai baju terindah sehingga dia di pajang di depan kaca hingga dua minggu, tapi sayang dalam dua minggu itu tidak ada pembeli yang mampir ke toko. Rain sangat sedih dan menjadi bermuka muram hari itu, menyesali nasibnya dan berandai-andai, jika saja dia dipajang di toko Jalan Utama, mungkin saja hari ini dia sudah dibawa orang ke negeri yang baru. “Sudahlah jangan bersedih, sang perancang pasti punya maksud tersendiri ketika memutuskan untuk mengirimmu ke toko ini” Sebuah Jeans tipe Skinny Jeans mencoba menghibur Rain. Rain tidak menjawab, dia masih belum bisa memahami alasan apa dari sang perancang.

Setelah dua minggu dipajang, sang perancangpun mengirim sebuah baju baru, kali ini sebuah night gown warna merah  ke toko Choices, dan secara otomatis, baju baru itu yang akan dipajang menggantikan Rain. Rain bertambah sedih, karena pikirnya jika dia tidak dipajang di jendela, siapa yang akan memperhatikan dia? Diam-diam, Rain pun menangis.

“Hey, apa yang kau lakukan dengan gunting itu , Rain?”Teriak Sack dress warna pink kencang.
“Ssstttt…jangan berisik. Aku Cuma pengen melakukan perubahan sedikit, supaya aku tidak kalah seksi dengan night gown baru itu” Tunjuk Rain ke arah manekin.
“Maksudmu seperti mengoperasi gitu? Jangan macem-macem Rain,kamu ini sudah sempurna! Seperti kata sang perancang. “
Aduh bahasa yang aneh, mengoperasi? Aku Cuma melakukan sedikit perubahan, memangnya itu masalah besar? Yang penting adalah aku bisa tampil semenarik mungkin supaya ada yang mau membeli aku. Sudah bosan aku berada di toko jelek ini.
Tapi tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka, dan Rain terkejut sehingga gunting itu jatuh,
“Pantesan kok berasa ada suara ribut, ternyata ada gunting jatuh” Ternyata ibu pemilik toko yang membuka pintu, lalu ia pun memungut gunting yang jatuh dekat Rain. “Aduh, gaunnya jadi robek, pasti karena terkena gunting ini.”Terdengar suara cemas.
Rain menjadi semakin sedih, sekarang dirinya adalah barang cacat. Dia akan masuk dalam kelompok baju diskon, karena ada cacat. Berkali-kali dia menangisi nasibnya, menyesali malam dimana dia memegang gunting itu, yang mengakibatkan gaun cantiknya menjadi rusak. “ Sekarang aku tidak akan laku lagi, selamanya terjebak dalam toko jelek ini!” oceh Rain setiap malam. “Tidak ada yang akan membeliku, aku barang jelek. Aku barang cacat!!”Rain pun mulai menangis lagi.
Mungkin karena tidak tahan dengan tangisan dan omelan Rain akhirnya Baju santaipun ikut bicara, “Rain dengar ya, aku Cuma bakal ngomong satu kali saja! Kamu sempurna! Tidak ada istilahnya barang cacat! Sempurna karena itulah yang dilihat sang perancang ketika menciptakanmu!”
“ Iya, kamu sih enak aja ngomongnya. Kamu kan tidak cacat!” Bantah Rain dengan keras, matanya mulai memerah hendak menangis lagi.
“ Kamu selalu ngoceh soal kamu tidak laku, hey tahu tidak? Yang belum terjual kan bukan Cuma kamu. Kita semua juga belum terjual karena memang lagi sepi pembeli. Tapi tidak ada kan yang mengeluh seperti kamu? Karena kita semua yakin, bahwa akan pembeli yang akan datang, dan orang yang tepat akan membeli kita. Walaupun mungkin bukan hari ini kita laku terjual, mungkin bisa saja seminggu lagi, atau sebulan lagi atau setahun lagi. “
“Dan kamu tahu ga? Kenapa kita bisa seyakin itu?” Lanjut Baju Santai tanpa memberi kesempatan Rain untuk berbicara. “Karena kita diciptakan sempurna, berharga dimata orang yang tepat untuk kita. Jadi jangan KUATIR! “

Rain tidak membalas apa-apa lagi perkataan si baju santai, dia mungkin sedang memikirkan perkataannya. Memang benar semua perkataan si baju santai, Rain pun menyadari kesalahannya. Rain terfokus ingin cepat laku, tidak sadar dia pernah menyalahkan sang perancang karena menempatkan dia di sebuah toko terpencil, di ujung jalan dan bukannya menempatkannya di Jalan Utama. Dia pun merasa dirinya tidak sempurna, merasa kurang menarik sehingga dirinya susah laku. Padahal sang perancang selalu mengatakan  sempurna di setiap kreasinya tak terkecuali Rain. Hari itu, ada harapan baru muncul dalam diri Rain, bahwa entah kapan tapi akan datang waktunya, seorang pembeli akan memasuki toko Choices dan matanya akan tertuju kepada Rain, bukan kepada cacatnya. Dan dengan mata yang berbinar-binar seperti jatuh cinta pada pandangan pertama. Rain akan dibelinya, karena seakan-akan Rain memang diciptakan untuk pembeli tersebut. Sejak saat itu, sebuah senyum selalu mengembang di wajah Rain dan tidak ada lagi keluhan-keluhan keluar dari mulut Rain. Dia berharap hari demi hari, karena pengharapan tidak pernah mengecewakan.

Friday, February 24, 2012

PERTEMUAN

Kita bertemu dan saling cocok seperti menemukan separuh diriku,
Kau adalah aku dengan bentuk yang lain,
Kau melihat kelebihan maupun ketidak sempurnaanku dan tetap menerimaku,
karena jika suatu hari penampilanku berubah, kesukseskanku sirna atau apa yang kumiliki hilang tanpa sisa,
ku yakin, kau takkan meninggalku, karena bukan itu alasan kau menyukaiku.

Pelajaran

Kau mengajarkan bahwa hubungan itu seperti memiliki bunga-bunga di kebun,
bunga yang disiram, dirawat, diperhatikan setiap hari.
Dalam hubungan, kau harus menjaganya setiap hari. Jangan datang ketika membutuhkan, lalu pergi begitu saja.
Kau pula yang memberi pelajaran penting bahwa dalam hubungan harus saling memperkaya jiwa.
A better me because of you.....

Tawa dan Tangis

Kita tertawa atas lelucon yang saling kita ceritakan,
Kita tertawa atas hal-hal bodoh yang salah kita lakukan, salah ucapkan, salah tuliskan.
Kita belajar menertawakan kesalahan kita dan melanjutkan hidup.
Namun kita juga menangis atas hal-hal yang tak mampu kita utarakan, tak mampu lagi kita tanggung.
Di luar, aku kelihatan kuat dan tegar, tapi kau adalah saksiku bahwa akupun rapuh, airmatapun jatuh....

Dukungan

Atas keberhasilan yang kuperoleh, kau ikut bertepuk tangan.
Untuk mimpi-mimpiku yang ingin ku raih, kau menepuk bahuku dan berkata, " Lakukan saja, kamu bisa meraihnya ".
Tapi dukungan terbaik yang kuperoleh darimu adalah sebuah doa yang kau panjatkan setiap hari agar Tuhan menjagaku selalu, setiap hari, setiap saat.

Kau adalah hadiah terbaik dari surga
Sahabat......dimanakah kau berada???

Notes : Inspirasi dari chit chat mengenai persahabatan para karakter Sex and the city.
We are long for a beautiful friendship, right?

Saturday, January 21, 2012

Half The Sky


Penasaran banget sama buku ini sejak pertama kali liat reviewnya di acara Oprah. Malah susah banget dicari bukunya. Pas dapet bukunya sebagai hadiah natal dari dede, senengnya bukan ketulungan :D :D ( makasi ya deeeee ..... ) dan ga sabar banget buat baca tuntas isi bukunya dan ternyataaaaaaa....... astaga ada banyak hal yang mengejutkan mengenai kisah-kisah para wanita di negara belum maju. Jujur saja, saya sangat bersyukur bisa hidup sebagai seorang wanita di Indonesia, dimana saya masih punya hak untuk berbicara, hak untuk sekolah, hak untuk kerja,

Bab-bab pertama lebih menceritakan mengenai women trafficking yang dijadikan pekerja seks. Abad 21 perbudakan ya sex slave ini.
Kisah pertama mengenai seorang wanita india yang bernama Meena Hasina yang diculik ketika dia berumur 8 tahun dan dimasukkan ke dalam sebuah rumah bordil. Karena masih perawan, maka Meena menolak ketika harus melayani tamu pertamanya. Lalu dia dipukuli habis-habisan karena tidak melayani tamunya itu. Tamu ke-2 sampai ke-4 pun , Meena tetap menolak. Akhirnya pemilik bordil membuat dia mabuk dan memperkosanya. Setelah diperkosa, Meena pun akhirnya tidak melawan lagi ketika harus melayani tamu-tamunya, dia merasa hidupnya sudah sia-sia. Shocking fact disini adalah ketika Meena akhirnya hamil ( karena tamu mereka tidak pernah mau memakai kondom, maka resiko hamil selalu ada), pemilik bordil tidak minta di aborsi, mereka menyuruh meneruskan kehamilannya karena jika anak yang dilahirkan adalah perempuan, maka anak itu bisa dijadikan pekerja seks juga nantinya. Jika anaknya adalah laki-laki, bisa bantu-bantu untuk cuci pakaian.

Suatu hari Nick pergi ke perbatasan Nepal, dimana banyak gadis Nepal yang jadi korban trafficing. Nick pun berbincang dengan petugas polisi Indian dan bertanya apa yang dia awasi di perbatasan ini? Polisi itu bilang sejak peristiwa 9/11, dia harus ketat mengawasi teroris / terror supplies, terus juga barang-barang bajakan / seludupan. Lalu Nick melanjutkan bertanya mengenai girls trafficing? Tau jawaban polisi itu? Dia bilang, ga ada yang bisa dilakukan mengenai hal tersebut. Prostitusi adalah hal yang tidak bisa dihindari ( ada dimana-mana). Polisi itu terus berkata, apa yang harus seorang laki-laki lakukan ketika dia berumur 18 tahun dan baru menikah ketika umur 30 tahun? Berarti kan ada 12 tahun dia ada kebutuhan secara seksualnya dan itulah gunanya prostitusi. Dan mengenai gadis nepal yang di trafficing, dia menjelaskan itu ada gunanya juga, supaya para wanita india bisa selamat .
Nick kesel tuh dengan jawaban seperti itu akhirnya dia bilang gini, " oh aku ngerti, jadi supaya para wanita di amerika serikat selamat, maka kita juga boleh trafficing wanita india untuk memuaskan kebutuhan seksual para pria di amerika."
Polisinya kaget kan denger kayak gitu, dia cuma bisa bilang ," kamu bercanda kan? hahaha..kamu bercanda"
Gak ngerti deh sama tuh pola pikir si polisi, ngomong seenaknya aja!

Salah satu tokoh favorit saya adalah Usha Narayane yang tinggal di daerah kumuh Kasturba Nagar, India.
Kasturba Nagar dikuasai oleh seorang preman bernama Akku Yadav yang meneror kampung itu dengan pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, memotong payudara wanita dan hal itu dilakukan selama  15 tahun. Tapi Akku Yadav tidak berani menganggu keluarga Usha Narayane karena mereka adalah satu-satunya keluarga yang berpendidikan dan karena itu mereka bisa komplain lebih effektif kepada polisi.

Suatu hari, Akku Yadav baru memperkosa seorang gadis berumur 13 tahun, lalu meneror lingkungan itu dan meminta uang kepada Ratna Dungiri dengan melakukan pengacaman juga. Tapi Ratna menolak untuk memberikan uang, dan meminta Usha untuk melaporkan ke polisi ( karena Usha bisa membaca menulis dimana laporan kepolisian akan jadi lebih mudah). Akku menjadi marah dan mengancam di depan rumahnya jika Usha tidak menarik laporan itu, maka dia akan memperkosa, melemparkan acid ke mukanya, membantai dia. Tapi Usha tidak takut, dia membuka gas dan mengancam akan menyalakan api jika mereka berani mendobrak masuk ke rumah. Lalu Akku meninggalkan rumah itu.

Kisah keberanian melawan Akku menyebar ke seluruh kampung tersebut, dan tetangga disana akhirnya berani untuk melakukan perlawanan juga. Mereka membakar rumah Akku dan melempari batu. Polisi akhirnya menangkap Akku tapi itupun taktik Akku agar selamat, rencananya setelah kemarahan mereda Akku akan dilepaskan kembali . Di pengadilan, ketika akan ditentukan masalah tebusan. Para korban pemerkosaan oleh Akku datang, dan karena Akku merasa dia dilindungi oleh polisi, dia mencemooh para wanita tersebut. Dan para wanita tersebut marah dan mengerumuni Akku dan salah satunya menusukan pisau di perutnya, dan akhirnya semua orang yang pernah menjadi korban kekerasan Akku menusukan satu kali ke Akku dan Akku pun tewas.

Wanita yang berani melawan dan akhirnya membuat satu kampung ikut berani untuk melawan. Hebat euy Usha...you go girl!

Pendidikan adalah hal yang penting bagi wanita, karena akan membawa lebih banyak manfaat jika seorang wanita terdidik. Tapi sayangnya ternyata masih adanya perbedaan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan. Kisah Dai Manju membuktikannya. Dia seorang gadis pandai dan lewat tulisan Nick, dia berhasil mengumpulkan USD $10,000 untuk dana pendidikannya. Dai berhasil lulus sma bahkan meneruskan ke sekolah akunting dan akhirnya bekerja sebuah pabrik di guangdong. Dengan pekerjaan itu, dia pun mengirimkan uang setiap bulannya ke orangtuanya, dan mereka menjadi keluarga terkaya di desa itu. See? ga rugi kan menyekolahkan wanita?

Pendidikan juga merupakan jalan keluar untuk masalah pemerkosaan. Sebab jika seorang wanita diperkosa, kebanyakan mereka tidak melaporkan ke polisi karena tidak bisa membaca dan menulis. Akhirnya polisi yang biasanya juga bekerja sama dengan para pemerkosa, akhirnya menuliskan laporan palsu untuk para korban agar pemerkosa bisa tetap selamat ( Baca di bab Mukhtar's school atau buku tentang kisah dia berjudul : In the name of honor).

Investasi dalam bentuk micro finance juga sangat bermanfaat jika diberikan kepada wanita. Berbeda dengan pria, ketika wanita mempunyai hak untuk mengelolah uang. Maka dia akan membelanjakan untuk makanan, dana pendidikan anak-anaknya dan juga kesehatan. Sedangkan pria, jika dia yang mengelolah uangnya. Maka uang pasti habis untuk kesenangan pribadi dia, misalnya untuk rokok, minuman keras dan prostitusi. Kisah Saima Muhammad sangat mengugah. Kehidupannya berubah 180 derajat. Sebelumnya dia adalah seorang istri yang hanya bisa dipukuli oleh suaminya yang miskin, karena dia tidak bisa memberikan anak laki-laki, ibu mertuanya bahkan meminta anaknya agar menikah dengan wanita lain saja. Tapi sebuah organisasi micro finance bernama Kashf Foundatioan memberikan pinjaman untuk Saima memulai bisnis bordirnya. Ternyata bisnisnya menjadi berkembang luar biasa, Saima bisa melunaskan hutang suaminya, memberi lapangan pekerjaan bagi wanita lain di desanya. Dan suaminya tidak berani lagi untuk memukulnya, karena sadar bahwa Saima yang mempunyai uangnya. Ibu mertuanya pun tidak lagi memaksa anaknya untuk menikah dengan wanita lain. Semuanya berubah ketika wanita diberi kesempatan untuk bekerja dan menghasilkan uang.

Sebuah pepatah Africa mengatakan : “If you teach a boy, you educate an individual; but if you teach a girl, you educate a community "


Buku yang sangat menginspirasi..Thanks Nick!