PERTEMUAN
Kita bertemu dan saling cocok seperti menemukan separuh diriku,
Kau adalah aku dengan bentuk yang lain,
Kau melihat kelebihan maupun ketidak sempurnaanku dan tetap menerimaku,
karena jika suatu hari penampilanku berubah, kesukseskanku sirna atau apa yang kumiliki hilang tanpa sisa,
ku yakin, kau takkan meninggalku, karena bukan itu alasan kau menyukaiku.
Pelajaran
Kau mengajarkan bahwa hubungan itu seperti memiliki bunga-bunga di kebun,
bunga yang disiram, dirawat, diperhatikan setiap hari.
Dalam hubungan, kau harus menjaganya setiap hari. Jangan datang ketika membutuhkan, lalu pergi begitu saja.
Kau pula yang memberi pelajaran penting bahwa dalam hubungan harus saling memperkaya jiwa.
A better me because of you.....
Tawa dan Tangis
Kita tertawa atas lelucon yang saling kita ceritakan,
Kita tertawa atas hal-hal bodoh yang salah kita lakukan, salah ucapkan, salah tuliskan.
Kita belajar menertawakan kesalahan kita dan melanjutkan hidup.
Namun kita juga menangis atas hal-hal yang tak mampu kita utarakan, tak mampu lagi kita tanggung.
Di luar, aku kelihatan kuat dan tegar, tapi kau adalah saksiku bahwa akupun rapuh, airmatapun jatuh....
Dukungan
Atas keberhasilan yang kuperoleh, kau ikut bertepuk tangan.
Untuk mimpi-mimpiku yang ingin ku raih, kau menepuk bahuku dan berkata, " Lakukan saja, kamu bisa meraihnya ".
Tapi dukungan terbaik yang kuperoleh darimu adalah sebuah doa yang kau panjatkan setiap hari agar Tuhan menjagaku selalu, setiap hari, setiap saat.
Kau adalah hadiah terbaik dari surga
Sahabat......dimanakah kau berada???
Notes : Inspirasi dari chit chat mengenai persahabatan para karakter Sex and the city.
We are long for a beautiful friendship, right?
Friday, February 24, 2012
Saturday, January 21, 2012
Half The Sky
Penasaran banget sama buku ini sejak pertama kali liat reviewnya di acara Oprah. Malah susah banget dicari bukunya. Pas dapet bukunya sebagai hadiah natal dari dede, senengnya bukan ketulungan :D :D ( makasi ya deeeee ..... ) dan ga sabar banget buat baca tuntas isi bukunya dan ternyataaaaaaa....... astaga ada banyak hal yang mengejutkan mengenai kisah-kisah para wanita di negara belum maju. Jujur saja, saya sangat bersyukur bisa hidup sebagai seorang wanita di Indonesia, dimana saya masih punya hak untuk berbicara, hak untuk sekolah, hak untuk kerja,
Bab-bab pertama lebih menceritakan mengenai women trafficking yang dijadikan pekerja seks. Abad 21 perbudakan ya sex slave ini.
Kisah pertama mengenai seorang wanita india yang bernama Meena Hasina yang diculik ketika dia berumur 8 tahun dan dimasukkan ke dalam sebuah rumah bordil. Karena masih perawan, maka Meena menolak ketika harus melayani tamu pertamanya. Lalu dia dipukuli habis-habisan karena tidak melayani tamunya itu. Tamu ke-2 sampai ke-4 pun , Meena tetap menolak. Akhirnya pemilik bordil membuat dia mabuk dan memperkosanya. Setelah diperkosa, Meena pun akhirnya tidak melawan lagi ketika harus melayani tamu-tamunya, dia merasa hidupnya sudah sia-sia. Shocking fact disini adalah ketika Meena akhirnya hamil ( karena tamu mereka tidak pernah mau memakai kondom, maka resiko hamil selalu ada), pemilik bordil tidak minta di aborsi, mereka menyuruh meneruskan kehamilannya karena jika anak yang dilahirkan adalah perempuan, maka anak itu bisa dijadikan pekerja seks juga nantinya. Jika anaknya adalah laki-laki, bisa bantu-bantu untuk cuci pakaian.
Suatu hari Nick pergi ke perbatasan Nepal, dimana banyak gadis Nepal yang jadi korban trafficing. Nick pun berbincang dengan petugas polisi Indian dan bertanya apa yang dia awasi di perbatasan ini? Polisi itu bilang sejak peristiwa 9/11, dia harus ketat mengawasi teroris / terror supplies, terus juga barang-barang bajakan / seludupan. Lalu Nick melanjutkan bertanya mengenai girls trafficing? Tau jawaban polisi itu? Dia bilang, ga ada yang bisa dilakukan mengenai hal tersebut. Prostitusi adalah hal yang tidak bisa dihindari ( ada dimana-mana). Polisi itu terus berkata, apa yang harus seorang laki-laki lakukan ketika dia berumur 18 tahun dan baru menikah ketika umur 30 tahun? Berarti kan ada 12 tahun dia ada kebutuhan secara seksualnya dan itulah gunanya prostitusi. Dan mengenai gadis nepal yang di trafficing, dia menjelaskan itu ada gunanya juga, supaya para wanita india bisa selamat .
Nick kesel tuh dengan jawaban seperti itu akhirnya dia bilang gini, " oh aku ngerti, jadi supaya para wanita di amerika serikat selamat, maka kita juga boleh trafficing wanita india untuk memuaskan kebutuhan seksual para pria di amerika."
Polisinya kaget kan denger kayak gitu, dia cuma bisa bilang ," kamu bercanda kan? hahaha..kamu bercanda"
Gak ngerti deh sama tuh pola pikir si polisi, ngomong seenaknya aja!
Salah satu tokoh favorit saya adalah Usha Narayane yang tinggal di daerah kumuh Kasturba Nagar, India.
Kasturba Nagar dikuasai oleh seorang preman bernama Akku Yadav yang meneror kampung itu dengan pemerkosaan, pencurian, pembunuhan, memotong payudara wanita dan hal itu dilakukan selama 15 tahun. Tapi Akku Yadav tidak berani menganggu keluarga Usha Narayane karena mereka adalah satu-satunya keluarga yang berpendidikan dan karena itu mereka bisa komplain lebih effektif kepada polisi.
Suatu hari, Akku Yadav baru memperkosa seorang gadis berumur 13 tahun, lalu meneror lingkungan itu dan meminta uang kepada Ratna Dungiri dengan melakukan pengacaman juga. Tapi Ratna menolak untuk memberikan uang, dan meminta Usha untuk melaporkan ke polisi ( karena Usha bisa membaca menulis dimana laporan kepolisian akan jadi lebih mudah). Akku menjadi marah dan mengancam di depan rumahnya jika Usha tidak menarik laporan itu, maka dia akan memperkosa, melemparkan acid ke mukanya, membantai dia. Tapi Usha tidak takut, dia membuka gas dan mengancam akan menyalakan api jika mereka berani mendobrak masuk ke rumah. Lalu Akku meninggalkan rumah itu.
Kisah keberanian melawan Akku menyebar ke seluruh kampung tersebut, dan tetangga disana akhirnya berani untuk melakukan perlawanan juga. Mereka membakar rumah Akku dan melempari batu. Polisi akhirnya menangkap Akku tapi itupun taktik Akku agar selamat, rencananya setelah kemarahan mereda Akku akan dilepaskan kembali . Di pengadilan, ketika akan ditentukan masalah tebusan. Para korban pemerkosaan oleh Akku datang, dan karena Akku merasa dia dilindungi oleh polisi, dia mencemooh para wanita tersebut. Dan para wanita tersebut marah dan mengerumuni Akku dan salah satunya menusukan pisau di perutnya, dan akhirnya semua orang yang pernah menjadi korban kekerasan Akku menusukan satu kali ke Akku dan Akku pun tewas.
Wanita yang berani melawan dan akhirnya membuat satu kampung ikut berani untuk melawan. Hebat euy Usha...you go girl!
Pendidikan adalah hal yang penting bagi wanita, karena akan membawa lebih banyak manfaat jika seorang wanita terdidik. Tapi sayangnya ternyata masih adanya perbedaan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan. Kisah Dai Manju membuktikannya. Dia seorang gadis pandai dan lewat tulisan Nick, dia berhasil mengumpulkan USD $10,000 untuk dana pendidikannya. Dai berhasil lulus sma bahkan meneruskan ke sekolah akunting dan akhirnya bekerja sebuah pabrik di guangdong. Dengan pekerjaan itu, dia pun mengirimkan uang setiap bulannya ke orangtuanya, dan mereka menjadi keluarga terkaya di desa itu. See? ga rugi kan menyekolahkan wanita?
Pendidikan juga merupakan jalan keluar untuk masalah pemerkosaan. Sebab jika seorang wanita diperkosa, kebanyakan mereka tidak melaporkan ke polisi karena tidak bisa membaca dan menulis. Akhirnya polisi yang biasanya juga bekerja sama dengan para pemerkosa, akhirnya menuliskan laporan palsu untuk para korban agar pemerkosa bisa tetap selamat ( Baca di bab Mukhtar's school atau buku tentang kisah dia berjudul : In the name of honor).
Investasi dalam bentuk micro finance juga sangat bermanfaat jika diberikan kepada wanita. Berbeda dengan pria, ketika wanita mempunyai hak untuk mengelolah uang. Maka dia akan membelanjakan untuk makanan, dana pendidikan anak-anaknya dan juga kesehatan. Sedangkan pria, jika dia yang mengelolah uangnya. Maka uang pasti habis untuk kesenangan pribadi dia, misalnya untuk rokok, minuman keras dan prostitusi. Kisah Saima Muhammad sangat mengugah. Kehidupannya berubah 180 derajat. Sebelumnya dia adalah seorang istri yang hanya bisa dipukuli oleh suaminya yang miskin, karena dia tidak bisa memberikan anak laki-laki, ibu mertuanya bahkan meminta anaknya agar menikah dengan wanita lain saja. Tapi sebuah organisasi micro finance bernama Kashf Foundatioan memberikan pinjaman untuk Saima memulai bisnis bordirnya. Ternyata bisnisnya menjadi berkembang luar biasa, Saima bisa melunaskan hutang suaminya, memberi lapangan pekerjaan bagi wanita lain di desanya. Dan suaminya tidak berani lagi untuk memukulnya, karena sadar bahwa Saima yang mempunyai uangnya. Ibu mertuanya pun tidak lagi memaksa anaknya untuk menikah dengan wanita lain. Semuanya berubah ketika wanita diberi kesempatan untuk bekerja dan menghasilkan uang.
Sebuah pepatah Africa mengatakan : “If you teach a boy, you educate an individual; but if you teach a girl, you educate a community "
Buku yang sangat menginspirasi..Thanks Nick!
Thursday, January 19, 2012
New Year's Eve
Nonton film ini mengingatkan akan film Love Actually dan Valentine's day, so buat yang suka kedua film tersebut ( seperti saya), pasti bakal suka juga film ini.
Setiap orang punya kisah masing-masing di malam tahun baru itu, seorang pria tua yang sekarat dan menurut dokter seharusnya tanpa perawatan kemo, dia sudah mati tapi ternyata dia bertahan hingga malam tahun baru hanya untuk melihat ball drop dari madison square seperti kebiasaan dia dan anaknya di masa lalu.
Seorang anak muda yang membenci perayaan tahun baru, seorang ibu dan anak remajanya, dua orang calon ibu yang berusaha memenangkan hadiah Usd $ 25.000 jika anaknya lahir pas tahun baru ( Jessical Biel lucu deh ), tapi ada 3 cerita yang paling aku suka dalam film ini.
Michelle priefer main disini cupu banget deh, mpe ga kenalin loh. Dia jadi seorang karyawan di sebuah perusahaan rekaman yang hidupnya hanya menunggu dan menunggu..bikin resolusi sih tiap tahun, tapi tidak pernah dijalankan. Sampai akhirnya hari itu, dia memutuskan untuk melakukan semua resolusi yang pernah dia buat sebelum tahun yang baru dimulai. Dengan bantuan seorang kurir cakep si Zac Efron, dia memulai perjalanannya. Resolusinya ada yang ke Bali ( uhuy ... bangga ya jadi warga Indonesia?), breakfast at the tiffanny, save a life, keliling dunia, be amaze, nah loh agak susah kan realisasi dalam waktu 1 hari? tapi dengan imajinasi ternyata semua bisa loh.
Satu pesan dari cerita michelle adalah jangan menunggu terlalu lama ! Untuk melakukan apa yang kamu inginkan ! Kalau cuma menunggu maka seumur hidup sampai tua kayak dia juga bakal nunggu aja terus.
Kedua adalah cerita tentang seorang pria muda kaya yang harus memberikan pidato di depan tamu-tamunya, karena ayahnya sudah meninggal maka tahun ini, dia yang harus memberikan pidato tahun barunya. Kejadian tragis terjadi mobilnya kecelakaan, trus di malam tahun baru tidak ada bengkel yang buka maka dia harus numpang sama keluarga pendeta yang sama-sama menuju ke New York. Karena perjalanan cukup jauh,jadinya dia terus menerus ditanya mengenai kehidupannya sampai akhirnya dia bercerita mengenai seorang gadis yang dia temui di malam tahun baru setahun yang lalu. Sayangnya perjumpaan itu hanya sebentar, sang gadis menghilangdan hanya meninggalkan notes yang isinya untuk bertemu di tempat yang sama, tahun depan.
Nah waktu pidato itu , isinya sih sering didenger tapi pas denger lagi kemarin seakan-akan berbicara secara pribadi ke gue. Dia bilang gini " Biasanya ayahnya akan ngomong ini setiap tahun : what would you do, if you know whatever you do never failed? terus dilanjutkan " Kalau begitu, kenapa masih disini? Go out dan do something! "
Ga tau kenapa, gue langsung berpikir.. Apa ya yang akan gw lakukan? kalau emang semua yang gue kerjain ga akan gagal. Gue berpikir tentang impian gue menjadi seorang penulis. Bener juga ya, langkah kita berhenti untuk mencapai sebuah impian karena ada pikiran bahwa apa yang kita lakukan ada kemungkinan gagalnya. Dan karena ketakutan itu, maka kita berhenti berusaha.
What if you will never failed? What would you do?
Ketiga adalah cerita tentang pria tua yang sekarat itu, dia merasa semua orang meninggalkan dia karena apa yang dia buat di masa lalu adalah jahat. Tapi di malam tahun baru itu, ketika kesehatannya semakin menurun dan menurun, anaknya datang menjenguknya dan membawa dia untuk melihat ball drop terakhir kalinya. Trus dia ngomong gini ke anaknya , " I made a lot of mistakes in my life. But you, not one of them " ..aww so sweet kan ya? Dia bilang punya anak , bukan kesalahan. I wish i could hear it from my dad, karena gue merasa kelahiran gue adalah kesalahan. Seharusnya gue lahir sebagai seorang anak laki-laki seperti yang dia harapkan. Some how i always feel that my birth was a mistake. Jadi yang kisah ketiga ini, personal sekali lah buat gue.
Anyway, gara-gara film ini. Gue mau ah nanti merayakan malam tahun baru 2012 gue sebagai sesuatu yang memang gue mau rayakan, there's new hope, new miracle, new spirit, everything could happen in the next new year so..let's hope for the best year to come! Time for celebrateeee.... Toasssttttt..... :D
Friday, January 13, 2012
Luckiest Girl in the WORLD .............
Ketika mendengar cerita ini di sebuah rumah duka, saya cuma bisa mengkomentari " One in a million lah papa kayak dia ".
Debby didaulat mewakili pihak keluarga untuk menyampaikan beberapa kata mengenai almarhum papanya yang baru saja meninggal senin kemarin, dan dia mulai bercerita " Kalau saya ceritakan mengenai hubungan saya dengan papa, pasti semua anak perempuan di ruangan ini bisa ngiri dengan saya. Karena saya sangat dekat dengan papa"
Saya pun semakin penasaran mengenai sosok papa ini, lalu Debby pun menceritakan bahwa hubungannya dengan papa sama seperti orang pacaran. Karena papanya selalu memanggilnya dengan tambahan kata
' Sayang ' .. Contohnya : Yaya sayang, lagi ngapain? Duh so sweet banget ya?
Bbm yang isinya : Papa kangen nih adalah hal yang biasa.
Mereka sering menghabiskan waktu berdua, ngobrol sampe malem , pergi berdua ( kayak nge-date ). Dan satu hal lagi mengenai papa Debby, dia bilang begini " Papa adalah orang yang baik, dia tidak pernah bilang tidak untuk semua permintaan anaknya. Papa cuma punya 2 jawaban kalau saya minta sesuatu sama dia. Pertama adalah jawaban YA, dan kedua adalah jawaban ' Papa usahain ya' "
Ketika saya mendengar mengenai figur papa Debby, saya cuma berpikir ternyata ada ya papa sebaik itu? Saya merasa Debby adalah the luckiest girl ini the world karena disayangi oleh papa seperti itu.
Saya membayangkan jika saya memiliki sosok papa seperti itu, diperlakukan seperti itu oleh papa saya sendiri. Saya akan sangat senang sekali, tapi sayang sekali hal tersebut tidak mungkin dilakukan oleh papa saya. Entah apakah karena saya dibesarkan di keluarga Chinesse, yang menurut saya terlalu kaku, tidak ekspresif dalam menyampaikan kasih sayang. Saya tahu papa pasti sayang sama saya, tapi ya gitu deh..Tidak ada tindakan yang hangat dan ekspresif dari pihak papa. Bahasa cintanya cuma satu yaitu dia membelikan kita barang-barang, itu artinya dia care sama kita.
Dalam ruangan itu sambil mendengarkan lanjutan cerita mereka di KL tempat papa Debby dirawat karena sudah koma, saya berandai-andai jika saya memiliki papa yang memanggil dengan panggilan sayang, jika saya bisa menghabiskan waktu berdua dengan papa saya seperti orang pacaran, dinner di restoran gitu. Atau saya bisa curhat sampai malem, saya bisa manja-manjaan di pelukan papa ? Dan saya sadari hal itu adalah hanyalah mimpi. Papa tidak mungkin bisa berubah menjadi orang seperti itu.
Tapi saya kemudian berpikir, gimana kalau saya yang memperlakukan papa secara special? kalau saya yang ajak dia untuk dinner berdua di resto, kalau saya yang mendengarkan semua curhatan dia? Gimana kalau saya menjadikan papa sebagai " The luckiest dad in the world? "
Ide gila memang, ga gampang memang. Karena sudah terbentuk kebiasaan untuk tidak saling mengekspresikan kasih sayang dalam keluarga kita tapi saya mau ketika hidup saya berakhir dan papa bisa berbicara mengenai betapa dia bersyukur memiliki anak perempuan seperti saya , yang memperlakukan dia dengan sangat special. Dan orang-orang bisa terinspirasi dan berpikir " Wah..he's the luckiest dad in the world ! "
Debby didaulat mewakili pihak keluarga untuk menyampaikan beberapa kata mengenai almarhum papanya yang baru saja meninggal senin kemarin, dan dia mulai bercerita " Kalau saya ceritakan mengenai hubungan saya dengan papa, pasti semua anak perempuan di ruangan ini bisa ngiri dengan saya. Karena saya sangat dekat dengan papa"
Saya pun semakin penasaran mengenai sosok papa ini, lalu Debby pun menceritakan bahwa hubungannya dengan papa sama seperti orang pacaran. Karena papanya selalu memanggilnya dengan tambahan kata
' Sayang ' .. Contohnya : Yaya sayang, lagi ngapain? Duh so sweet banget ya?
Bbm yang isinya : Papa kangen nih adalah hal yang biasa.
Mereka sering menghabiskan waktu berdua, ngobrol sampe malem , pergi berdua ( kayak nge-date ). Dan satu hal lagi mengenai papa Debby, dia bilang begini " Papa adalah orang yang baik, dia tidak pernah bilang tidak untuk semua permintaan anaknya. Papa cuma punya 2 jawaban kalau saya minta sesuatu sama dia. Pertama adalah jawaban YA, dan kedua adalah jawaban ' Papa usahain ya' "
Ketika saya mendengar mengenai figur papa Debby, saya cuma berpikir ternyata ada ya papa sebaik itu? Saya merasa Debby adalah the luckiest girl ini the world karena disayangi oleh papa seperti itu.
Saya membayangkan jika saya memiliki sosok papa seperti itu, diperlakukan seperti itu oleh papa saya sendiri. Saya akan sangat senang sekali, tapi sayang sekali hal tersebut tidak mungkin dilakukan oleh papa saya. Entah apakah karena saya dibesarkan di keluarga Chinesse, yang menurut saya terlalu kaku, tidak ekspresif dalam menyampaikan kasih sayang. Saya tahu papa pasti sayang sama saya, tapi ya gitu deh..Tidak ada tindakan yang hangat dan ekspresif dari pihak papa. Bahasa cintanya cuma satu yaitu dia membelikan kita barang-barang, itu artinya dia care sama kita.
Dalam ruangan itu sambil mendengarkan lanjutan cerita mereka di KL tempat papa Debby dirawat karena sudah koma, saya berandai-andai jika saya memiliki papa yang memanggil dengan panggilan sayang, jika saya bisa menghabiskan waktu berdua dengan papa saya seperti orang pacaran, dinner di restoran gitu. Atau saya bisa curhat sampai malem, saya bisa manja-manjaan di pelukan papa ? Dan saya sadari hal itu adalah hanyalah mimpi. Papa tidak mungkin bisa berubah menjadi orang seperti itu.
Tapi saya kemudian berpikir, gimana kalau saya yang memperlakukan papa secara special? kalau saya yang ajak dia untuk dinner berdua di resto, kalau saya yang mendengarkan semua curhatan dia? Gimana kalau saya menjadikan papa sebagai " The luckiest dad in the world? "
Ide gila memang, ga gampang memang. Karena sudah terbentuk kebiasaan untuk tidak saling mengekspresikan kasih sayang dalam keluarga kita tapi saya mau ketika hidup saya berakhir dan papa bisa berbicara mengenai betapa dia bersyukur memiliki anak perempuan seperti saya , yang memperlakukan dia dengan sangat special. Dan orang-orang bisa terinspirasi dan berpikir " Wah..he's the luckiest dad in the world ! "
Tuesday, January 10, 2012
New Year... New Me...
Selamat Tahun Baru 2012 semuanya...
Agak telat tapi masih berasa kan hawa-hawa tahun barunya? Atau masih ga rela tahun 2011 sudah berlalu?
Seperti biasa sebelum menuliskan resolusi baru tahun 2012, saya memulai dengan melakukan evaluasi terhadap resolusi tahun 2011 dan hasilnya adalah saya cukup puas karena saya berhasil melakukan hampir semua yang saya ingin capai, kecuali (seperti biasa ) resolusi untuk berolah raga.. Entah mengapa, setiap tahun selalu gagal memenuhinya. ( Tolong dibantu agar saya bisa bersemangat untuk berolah raga ?!? any idea ??? )...
Tapi ternyata walaupun saya menilai diri saya cukup sukses melakukan resolusi, adik saya sempat mengeluarkan pernyataan bahwa saya ini BOROS...what?? apa ga salah denger?? saya seorang financial planner gini, masih dibilang boros?? Rasanya seperti tamparan di siang bolong ( Lebayyy...), tapi karena saya termasuk orang yang bersikap terbuka terhadap kritik ( ceilee)..maka saya ambil waktu untuk berpikir, sambil merenungkan, menghitung-hitung, membuka catatan pengeluaran, buku bank...dan ya benar juga ...rasanya tahun 2011, saya memang agak Boros !
Masih berkaitan mengenai pemborosan yang tidak perlu, teman kantor saya memberikan beberapa kesalahan-kesalahan para penggila belanja yang dia baca dalam artikel online. Dan sebagaimana dia mulai membacakannya dan kami mulai tertawa bersama-sama karena menyadari bahwa beberapa kesalahan juga dilakukan oleh kami....
Jadi ada 3 hal yang tidak boleh saya lakukan untuk menghilangkan cap "boros" yang menempel di jidat saya ..hehehe ... :
1. Hindari belanja spekulasi.
Artinya belanja untuk barang yang kita pikir akan berguna dikemudian hari. Contoh yang saya alami sendiri adalah : Ketika saya berulang tahun ke -xx ( sensor :D ), saya menghadiakan diri saya sebuah sepeda lipat karena selain lagi ngetren, saya tinggal di apartemen yang space nya cukup terbatas. Jadi pilihan saya untuk membeli sepeda lipat merupakan tindakan yang bijaksana.
Ketika membeli sepeda, yang saya pikirkan adalah sepeda tersebut akan membuat saya bisa memasuki gaya hidup sehat ( olahraga juga kan akhirnya?), lalu saya sudah berpikir ikutan sepedaan di sudirman kalau ada car free day atau sepedaan di Ancol. Atau ga , ikutan komunitas sepeda lipat...asik kan bisa ketemu temen-temen baru ? Jadi investasi saya sebesar 2 Juta ini tidak akan sia-sia.
Satu tahun berlalu, dan sepeda itu hanya dipakai oleh saya sebanyak 4-5 kali saja. Kenapa? Karena saya tidak punya teman yang bisa saya ajak ke Sudirman untuk acara Car free day ( teman saya tidak punya sepeda), lalu ke ancol ternyata sudah ada sewa sepeda sendiri, jadi ribet kan kalau bawa sepeda sendiri mending sewa aja. Komunitas? bukannya saya tidak mencari, sudah daftar milis malah. Tapi acara kumpul-kumpul mereka biasanya malem dan jauh pula.
Akhirnya sepeda itu hanya terlipat dan berdebu di gudang belakang. Pembelian sepeda merupakan pembelian yang sangat saya sesalkan sampai sekarang.
2. Pembelian barang-barang disaat DISKON !
Oke, rasanya denger kata Diskon, Sale, Cuci Gudang adalah kata-kata paling indah sedunia (bagi para shopper tentunya). Dan jujur saja, kayaknya iming-iming diskon selalu membuat saya agak lunak , karena pikir saya " Kapan lagi dapet diskon? mumpung hari ini kesini, sekalian belanja deh... "
Saya belum tahu bagaimana mengatasi nya tapi ya mungkin dengan berpikir-pikir 1000 x dulu sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli atau tidak.
3. Membeli barang sekali pakai
Tentu saja pertama kali membeli barang tidak diniatkan untuk sekali pakai ( emang kita orang kaya seribu turunan apa? ), tapi jujur saja ya.. coba liat di lemari baju, atau lemari sepatu. Apakah ada baju yang baru dipakai sekali, terus berasa ga enak ( padahal pas dicoba uda enak bener loh, bikin kita keren dech ) dan akhirnya hanya tergantung manis di lemari tanpa sekali pun kita berniat untuk memakai lagi?
Saya punyaaaaaaa :( dan bukan hanya 1 baju tapi ada beberapa baju....
Oke, setidaknya 3 hal ini merupakan acuan saya di tahun 2012 agar saya bisa belanja dengan bijaksana dan dengan demikian tidak boros, sehingga saya bisa menabung lebih banyak lagi.
Mulai dari tahun ini, saya akan memulai mengumpulkan uang untuk membelikan rumah impian mama saya. Doakan saya berhasil ya..... :D :D :D
Agak telat tapi masih berasa kan hawa-hawa tahun barunya? Atau masih ga rela tahun 2011 sudah berlalu?
Seperti biasa sebelum menuliskan resolusi baru tahun 2012, saya memulai dengan melakukan evaluasi terhadap resolusi tahun 2011 dan hasilnya adalah saya cukup puas karena saya berhasil melakukan hampir semua yang saya ingin capai, kecuali (seperti biasa ) resolusi untuk berolah raga.. Entah mengapa, setiap tahun selalu gagal memenuhinya. ( Tolong dibantu agar saya bisa bersemangat untuk berolah raga ?!? any idea ??? )...
Tapi ternyata walaupun saya menilai diri saya cukup sukses melakukan resolusi, adik saya sempat mengeluarkan pernyataan bahwa saya ini BOROS...what?? apa ga salah denger?? saya seorang financial planner gini, masih dibilang boros?? Rasanya seperti tamparan di siang bolong ( Lebayyy...), tapi karena saya termasuk orang yang bersikap terbuka terhadap kritik ( ceilee)..maka saya ambil waktu untuk berpikir, sambil merenungkan, menghitung-hitung, membuka catatan pengeluaran, buku bank...dan ya benar juga ...rasanya tahun 2011, saya memang agak Boros !
Masih berkaitan mengenai pemborosan yang tidak perlu, teman kantor saya memberikan beberapa kesalahan-kesalahan para penggila belanja yang dia baca dalam artikel online. Dan sebagaimana dia mulai membacakannya dan kami mulai tertawa bersama-sama karena menyadari bahwa beberapa kesalahan juga dilakukan oleh kami....
Jadi ada 3 hal yang tidak boleh saya lakukan untuk menghilangkan cap "boros" yang menempel di jidat saya ..hehehe ... :
1. Hindari belanja spekulasi.
Artinya belanja untuk barang yang kita pikir akan berguna dikemudian hari. Contoh yang saya alami sendiri adalah : Ketika saya berulang tahun ke -xx ( sensor :D ), saya menghadiakan diri saya sebuah sepeda lipat karena selain lagi ngetren, saya tinggal di apartemen yang space nya cukup terbatas. Jadi pilihan saya untuk membeli sepeda lipat merupakan tindakan yang bijaksana.
Ketika membeli sepeda, yang saya pikirkan adalah sepeda tersebut akan membuat saya bisa memasuki gaya hidup sehat ( olahraga juga kan akhirnya?), lalu saya sudah berpikir ikutan sepedaan di sudirman kalau ada car free day atau sepedaan di Ancol. Atau ga , ikutan komunitas sepeda lipat...asik kan bisa ketemu temen-temen baru ? Jadi investasi saya sebesar 2 Juta ini tidak akan sia-sia.
Satu tahun berlalu, dan sepeda itu hanya dipakai oleh saya sebanyak 4-5 kali saja. Kenapa? Karena saya tidak punya teman yang bisa saya ajak ke Sudirman untuk acara Car free day ( teman saya tidak punya sepeda), lalu ke ancol ternyata sudah ada sewa sepeda sendiri, jadi ribet kan kalau bawa sepeda sendiri mending sewa aja. Komunitas? bukannya saya tidak mencari, sudah daftar milis malah. Tapi acara kumpul-kumpul mereka biasanya malem dan jauh pula.
Akhirnya sepeda itu hanya terlipat dan berdebu di gudang belakang. Pembelian sepeda merupakan pembelian yang sangat saya sesalkan sampai sekarang.
2. Pembelian barang-barang disaat DISKON !
Oke, rasanya denger kata Diskon, Sale, Cuci Gudang adalah kata-kata paling indah sedunia (bagi para shopper tentunya). Dan jujur saja, kayaknya iming-iming diskon selalu membuat saya agak lunak , karena pikir saya " Kapan lagi dapet diskon? mumpung hari ini kesini, sekalian belanja deh... "
Saya belum tahu bagaimana mengatasi nya tapi ya mungkin dengan berpikir-pikir 1000 x dulu sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli atau tidak.
3. Membeli barang sekali pakai
Tentu saja pertama kali membeli barang tidak diniatkan untuk sekali pakai ( emang kita orang kaya seribu turunan apa? ), tapi jujur saja ya.. coba liat di lemari baju, atau lemari sepatu. Apakah ada baju yang baru dipakai sekali, terus berasa ga enak ( padahal pas dicoba uda enak bener loh, bikin kita keren dech ) dan akhirnya hanya tergantung manis di lemari tanpa sekali pun kita berniat untuk memakai lagi?
Saya punyaaaaaaa :( dan bukan hanya 1 baju tapi ada beberapa baju....
Oke, setidaknya 3 hal ini merupakan acuan saya di tahun 2012 agar saya bisa belanja dengan bijaksana dan dengan demikian tidak boros, sehingga saya bisa menabung lebih banyak lagi.
Mulai dari tahun ini, saya akan memulai mengumpulkan uang untuk membelikan rumah impian mama saya. Doakan saya berhasil ya..... :D :D :D
Wednesday, November 16, 2011
Twinkle in her eyes
A twinkle in the eyes means joy in the heart.... Proverbs 15 : 30 A - MSG Version
Saya termasuk orang yang percaya bahwa mata itu bisa berbicara, ada yang istilahnya mata itu ga bohong. Tapi teman saya pernah mencela mengenai hal ini, katanya " kok percaya hal begituan sih?" .
Well, setiap orang bebas berpendapat ya?
Saya suka memperhatikan mata orang ketika berbicara, kadang manusia itu pinter bersandiwara sih, tapi seperti yang saya bilang mata itu berbicara deh. Apakah benar senyum yang menghiasi wajah, itu terpancar dari matanya juga? Ada yang bisa senyum lebar sepanjang pembicaraan, tapi matanya terasa kosong, hampa. You just can't lie with your eyes!
Topik mengenai twinkle in her eyes terinspirasi dengan kejadian nyata , baru saja saya alamin kemarin.
Saya bersyukur karena sebagai manusia, Tuhan menciptakan suatu rasa yang namanya rasa empati, rasa kasihan, rasa ingin menolong orang lain. Dan saya bersyukur terlebih lagi karena keluarga saya memberikan contoh baik mengenai rasa peduli terhadap sesama.
Berawal dari cerita saya mengenai seorang ai (panggilan untuk tante) pemulung di daerah kompleks kantor saya . Seorang ibu yang kira-kira seumuran dengan mama saya, dengan 4 anak. Yang demi memenuhi kebutuhan hidupnya terpaksa harus menjadi pemulung. Suaminya meninggal dengan mendadak, membuat ai yang tidak punya kemampuan apa-apa mengambil keputusan untuk jadi pemulung.
Saya jelas tidak tega melihat keadaan ai, dan seorang koki saya pernah memberikan satu nasihat bagus sekali. Dia pernah bilang ketika itu ada seorang pengemis datang di restoran saya, " Jangan cuma bilang kasihan saja. Kalau mulut sudah keluar kata "kasihan ya?", dompet musti buka kasi uang ke orang itu"
Sejak itu, setiap saya merasa kasihan terhadap orang, kalau saya tidak mau keluarin uang buat bantu tuh orang, mending jangan sampai ada kata " kasihan ya?" meluncur dari mulut saya.
Saya mempunyai belief system yang mengatakan tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini. Sejak pertemuan pertama, saya memang sudah tergerak untuk membantu si ai. Waktu itu saya pikir, maybe cuma kesempatan hari ini saya bisa ketemu dia, jadi saya tidak mau ada penyesalan yang timbul karena saya tidak melakukan apa-apa padahal kesempatan diberikan bagi saya untuk berbuat sesuatu.
Tapi ternyata pertemuan pertama berlanjut dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, sampai akhirnya saya menjadi rutin mengumpulkan botol-botol plastik untuk diberikan kepada ai dan juga bantuan uang. Keluarga saya tahu mengenai ai ini karena di rumah, saya sampai membeli tempat sampah khusus botol plastik. Jadi semua orang dirumah, juga membantu saya mengumpulkan botol-botol plastik.
Sampai suatu hari, saya mengambil foto si ai secara candid, tujuannya agar keluarga saya tahu bahwa ini loh orang yang selama ini saya ceritakan, keadaannya ya seperti ini. Kurus dan tua tapi harus memanggul karung berisi botol plastik dan karton bekas yang berat.
Adik saya dan papa saya langsung berespon terhadap foto yang baru saja terkirim di bb group family.

Papa terus bertanya-tanya soal si ai, kapan saya ketemu dia lagi? Kasihan ya, kurus sekali si ai. Dan akhirnya dia mengutarakan kalau dia mau membelikan 10 kg beras untuk si ai.
Akhirnya saya menyampaikan niat baik papa kepada ai, saya serahkan 10 kg beras dan dia berterima kasih.
Keesokan harinya, kita bertemu lagi . Ai abis melakukan 'penyetoran' botol-botol plastik yang sudah dia kumpulkan dan saya sedang membeli makan siang .
Tahu apa yang dia lakukan saat itu? Dia pegang tangan saya dan melihat saya mata ke mata dan berkata," Terima kasih ya, papa kamu biar panjang umur. Anak-anak saya juga bilang terima kasih"
Mata nya ketika itu, sangat tulus dan benar-benar berterima kasih. Saya hanya bisa diam saja, menatap balik ke matanya dan tersenyum. Andai saja, mata saya punya kemampuan buat men-capture mata si ai, lalu bisa saya upload ke blog ini deh.. :D
Hari itu, saya sudah mendapatkan reward tak terlupakan ketika bisa berbuat baik, ucapan terima kasih yang keluar bukan melalui kata-kata saja tetapi lewat mata yang bersyukur.
Terima kasih Tuhan untuk satu kesempatan lagi untuk berbagi kebaikanMu dengan orang lain.
Saya termasuk orang yang percaya bahwa mata itu bisa berbicara, ada yang istilahnya mata itu ga bohong. Tapi teman saya pernah mencela mengenai hal ini, katanya " kok percaya hal begituan sih?" .
Well, setiap orang bebas berpendapat ya?
Saya suka memperhatikan mata orang ketika berbicara, kadang manusia itu pinter bersandiwara sih, tapi seperti yang saya bilang mata itu berbicara deh. Apakah benar senyum yang menghiasi wajah, itu terpancar dari matanya juga? Ada yang bisa senyum lebar sepanjang pembicaraan, tapi matanya terasa kosong, hampa. You just can't lie with your eyes!
Topik mengenai twinkle in her eyes terinspirasi dengan kejadian nyata , baru saja saya alamin kemarin.
Saya bersyukur karena sebagai manusia, Tuhan menciptakan suatu rasa yang namanya rasa empati, rasa kasihan, rasa ingin menolong orang lain. Dan saya bersyukur terlebih lagi karena keluarga saya memberikan contoh baik mengenai rasa peduli terhadap sesama.
Berawal dari cerita saya mengenai seorang ai (panggilan untuk tante) pemulung di daerah kompleks kantor saya . Seorang ibu yang kira-kira seumuran dengan mama saya, dengan 4 anak. Yang demi memenuhi kebutuhan hidupnya terpaksa harus menjadi pemulung. Suaminya meninggal dengan mendadak, membuat ai yang tidak punya kemampuan apa-apa mengambil keputusan untuk jadi pemulung.
Saya jelas tidak tega melihat keadaan ai, dan seorang koki saya pernah memberikan satu nasihat bagus sekali. Dia pernah bilang ketika itu ada seorang pengemis datang di restoran saya, " Jangan cuma bilang kasihan saja. Kalau mulut sudah keluar kata "kasihan ya?", dompet musti buka kasi uang ke orang itu"
Sejak itu, setiap saya merasa kasihan terhadap orang, kalau saya tidak mau keluarin uang buat bantu tuh orang, mending jangan sampai ada kata " kasihan ya?" meluncur dari mulut saya.
Saya mempunyai belief system yang mengatakan tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini. Sejak pertemuan pertama, saya memang sudah tergerak untuk membantu si ai. Waktu itu saya pikir, maybe cuma kesempatan hari ini saya bisa ketemu dia, jadi saya tidak mau ada penyesalan yang timbul karena saya tidak melakukan apa-apa padahal kesempatan diberikan bagi saya untuk berbuat sesuatu.
Tapi ternyata pertemuan pertama berlanjut dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, sampai akhirnya saya menjadi rutin mengumpulkan botol-botol plastik untuk diberikan kepada ai dan juga bantuan uang. Keluarga saya tahu mengenai ai ini karena di rumah, saya sampai membeli tempat sampah khusus botol plastik. Jadi semua orang dirumah, juga membantu saya mengumpulkan botol-botol plastik.
Sampai suatu hari, saya mengambil foto si ai secara candid, tujuannya agar keluarga saya tahu bahwa ini loh orang yang selama ini saya ceritakan, keadaannya ya seperti ini. Kurus dan tua tapi harus memanggul karung berisi botol plastik dan karton bekas yang berat.Adik saya dan papa saya langsung berespon terhadap foto yang baru saja terkirim di bb group family.

Papa terus bertanya-tanya soal si ai, kapan saya ketemu dia lagi? Kasihan ya, kurus sekali si ai. Dan akhirnya dia mengutarakan kalau dia mau membelikan 10 kg beras untuk si ai.
Akhirnya saya menyampaikan niat baik papa kepada ai, saya serahkan 10 kg beras dan dia berterima kasih.
Keesokan harinya, kita bertemu lagi . Ai abis melakukan 'penyetoran' botol-botol plastik yang sudah dia kumpulkan dan saya sedang membeli makan siang .
Tahu apa yang dia lakukan saat itu? Dia pegang tangan saya dan melihat saya mata ke mata dan berkata," Terima kasih ya, papa kamu biar panjang umur. Anak-anak saya juga bilang terima kasih"
Mata nya ketika itu, sangat tulus dan benar-benar berterima kasih. Saya hanya bisa diam saja, menatap balik ke matanya dan tersenyum. Andai saja, mata saya punya kemampuan buat men-capture mata si ai, lalu bisa saya upload ke blog ini deh.. :D
Hari itu, saya sudah mendapatkan reward tak terlupakan ketika bisa berbuat baik, ucapan terima kasih yang keluar bukan melalui kata-kata saja tetapi lewat mata yang bersyukur.
Terima kasih Tuhan untuk satu kesempatan lagi untuk berbagi kebaikanMu dengan orang lain.
Saturday, October 8, 2011
Brother ( Now and Then)
Yeep, I'm thinking of you so i want to write it especially for you, my dear brother.....
To the outside world we all grow old. But not to brothers and sisters. We know each other as we always were. We know each other's hearts. We share private family jokes. We remember family feuds and secrets, family griefs and joys. We live outside the touch of time. ~Clara Ortega
Masa-masa susah dulu, ketika mama harus bekerja dan papa juga jarang di rumah ternyata menjadi hal yang membuat kami bisa menjadi dekat sampai sekarang, karena kami harus selalu menghabiskan waktu bertiga dan bermain :)
Mungkin saja usia kami terus bertambah, tapi dalam hati rasanya kami masih anak-anak yang sering ditinggal di rumah dan bermain dengan akurnya. Berbagi tawa dan cerita.
After a girl is grown, her little brothers - now her protectors - seem like big brothers. ~Terri Guillemets
Perbedaan usia yang lumayan jauh ( 7 Tahun ) membuat kehadiran adik laki-laki saya seperti saya punya "mainan" baru. Ada yang bisa saya gendong-gendong, saya pelukin, saya godain, saya suruh-suruh. Tapi dengan seiring jalannya waktu, adik kecil saya yang dulu masih saya anggep anak kecil, sekarang berubah menjadi seorang laki-laki dimana saya butuh perlindungannya. Saya masih ingat ketika ada seorang pria yang berusah tidak sopan kepada saya, dan adik saya menjadi marah dan bilang, " Kalau diapa-apain, bilang aja ke gue. Ntar gue yang hadepin. "
Posisi sudah terbalik, kalau dulu saya yang ditugasin papa mama untuk jagain dia, sekarang saya dijagain sama dia. Thanks Bro...
I don't believe an accident of birth makes people sisters or brothers. It makes them siblings, gives them mutuality of parentage. Sisterhood and brotherhood is a condition people have to work at. ~Maya Angelou
Quote terakhir ini bikin saya sadar tentang sesuatu. Kelahiran memang membuat Siska dan Ricky menjadi saudara sekandung saya. Tapi sisterhood and brotherhood butuh usaha, butuh kerja keras. Buktinya banyak orang yang katanya kakak adik, tapi ga akur, malah berantem, musuhan.
Saya kepengen hubungan kakak adik dalam keluarga saya semakin harmonis, semakin sempurna. Karena saya tahu pada akhirnya, hanya keluarga yang paling mengerti dan menyayangi saya karena siapa saya. Baik dan buruknya saya, mereka bisa menerimanya.
So, buat Ricky..adikku yang hari ini berulang tahun ke-24.
Cece bersyukur karena Tuhan kirim seorang adik laki-laki, yang dulu bisa main bareng (sekarang juga masih bisa sih) tapi sekarang bisa jadi seorang pelindung.. hehe...
Semoga impianmu tercapai dan jangan lupakan Tuhan dalam setiap langkahmu, karena Tuhan sayang sama kamu.
Menjadi lebih dewasa dalam pemikiran, perkataan, tindakan, karakter. You are not longer a boy anymore, but a man ( a gentleman , right?).
Happy Birthday ya ......
With love,
Cece Kaka
Subscribe to:
Posts (Atom)






